News

5 Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Produksi ASI

3
×

5 Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Produksi ASI

Sebarkan artikel ini
asi, air susu ibu, menyusui, bayi, balita, sehat, kesehatan

SOLARENERGI.ID – Para ibu menyusui yang baru pertama kali menyusui seringkali diberi banyak informasi tentang makanan apa yang dapat memengaruhi bayinya. Namun, apa yang Anda makan saat menyusui juga dapat memengaruhi kesehatan, kesejahteraan, dan produksi ASI Anda sendiri. Konsultan Laktasi Terdaftar Le Bonheur, Ruth Munday, seperti dilansir laman lebonheur.org berbagi pengetahuannya tentang makanan terbaik dan terburuk untuk produksi ASI, serta rekomendasi diet untuk ibu menyusui.

Pola makan umum dengan peningkatan asupan kalori, protein, vitamin, dan mineral direkomendasikan, namun pola makan Anda tidak harus sempurna agar dapat menyusui dengan sukses. Anda membutuhkan kalori yang cukup untuk mempertahankan produksi ASI dan menyediakan nutrisi yang Anda dan bayi Anda butuhkan.

  • Hindari diet dan obat-obatan yang menjanjikan penurunan berat badan secara cepat.
  • Hindari olahraga berlebihan karena dapat mengurangi produksi ASI.
  • Kecuali Anda bereaksi terhadap makanan tertentu atau melihat reaksi pada bayi Anda setelah mengonsumsi makanan tertentu, Anda tidak perlu membatasinya dari diet Anda. Sebagian besar ibu dapat mengonsumsi makanan apa pun yang mereka sukai tanpa menimbulkan masalah bagi bayi mereka. Diet ibu yang bervariasi mungkin bermanfaat bagi bayi yang disusui karena mengubah rasa ASI, memberikan bayi berbagai rasa yang akan mempersiapkan bayi untuk makanan padat di kemudian hari.
  • Konsumsilah berbagai macam roti dan biji-bijian, buah-buahan, sayuran, produk susu, daging atau alternatif daging setiap hari.
  • Kelebihan vitamin C dan vitamin B bertindak sebagai antihistamin dan dapat mengurangi produksi ASI Anda.
  • Mulut terasa kering setelah memompa ASI atau menyusui adalah hal yang normal. Ini disebabkan oleh pelepasan hormon menyusui.
  • Tujuannya adalah untuk mengonsumsi setidaknya 8 gelas (atau 64 ons) air dan/atau cairan lainnya setiap hari. Beberapa ibu mungkin membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit. Penting untuk mendengarkan tubuh Anda dan minum ketika Anda merasa haus.
  • Minum cairan berlebihan tidak akan membantu meningkatkan produksi ASI Anda.
  • Batasi konsumsi kafein hingga 2 cangkir atau kurang per hari (hindari sepenuhnya jika produksi ASI Anda sangat rendah).

5 Makanan Teratas yang Dapat Membantu Meningkatkan Produksi ASI Anda

  1. Oatmeal – dapat dikonsumsi dengan berbagai cara (sereal panas, granola bar, oatmeal kotak)
  2. Almond dan kacang/biji-bijian lainnya – dimakan langsung atau dicampur dalam makanan (masukkan sekantong kecil berisi kacang almond dan biji-bijian lainnya ke dalam tas Anda untuk camilan!)
  3. Ayam – dimasak sesuai selera (sup ayam enak, atau ayam panggang)
  4. Daging kalkun – dimasak sesuai selera (hindari bumbu yang mengandung sage).
  5. Biji-bijian : gandum, jelai, tepung jagung, gandum hitam, beras, quinoa

5 makanan/minuman teratas yang harus dihindari jika Anda kekurangan ASI:

  1. Minuman berkarbonasi
  2. Kafein – kopi, teh hitam, teh hijau, dll.
  3. Kelebihan Vitamin C & Vitamin B – suplemen atau minuman dengan kandungan vitamin C atau B berlebih (Vitamin Water, Powerade, jeruk/jus jeruk, dan buah/jus jeruk).
  4. Peppermint atau spearmint : (makanan, permen karet, atau permen dengan rasa mint)
  5. Sage : (sosis, saus, campuran nasi liar, dll)

Tinggalkan Balasan