Stephen Jones, Development Planner for Global CCS Projects ExxonMobil Low Carbon Solutions Company ExxonMobil pada sesi kedua panel Webinar menyampaikan bahwa perusahaan energi global tersebut menyambut baik kemitraan secara berkelanjutan dengan Pertamina dan berharap dapat berkolaborasi dalam peluang bisnis low carbon solutions di Indonesia.
“Bersama dengan Pertamina, kami berharap dapat mendukung tujuan pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi dan mengembangkan bisnis low carbon solutions di Indonesia. Indonesia memiliki potensi yang signifikan untuk penyebaran CCS skala besar, tidak hanya untuk memenuhi ambisi pengurangan emisinya sendiri tetapi juga dapat menjadi pemimpin yang menyediakan solusi CCS untuk Kawasan,” ucap Jones.
Tekad Pertamina dalam penurunan emisi merupakan implementasi dari komitmen pada ESG. Dalam sesi panel 1, Pertamina Energy Webinar, Jonathan Smith, Manager of ESG Research – Sustainalytics mengemukakan dalam penilaian ESG, transisi energi merupakan aspek penting dalam konteks mitigasi dampak perubahan iklim dan mitigasi risiko keuangan serta merupakan peluang bisnis yang semakin menarik bagi investor di sektor energi global.
Menurut Smith, transisi sistem energi global sangat penting, namun tidak boleh mengorbankan kesejahteraan publik atau pembangunan berkelanjutan. Gagasan transisi yang adil juga sangat penting bagi perusahaan minyak nasional yang biasanya menghasilkan pendapatan materiil bagi pemerintah.
“Isu-isu seperti ketahanan energi, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, serta tenaga kerja dan lapangan kerja termasuk pertimbangan yang relevan ketika memikirkan dan bertindak dalam transisi energi,” ujar Smith.












