SOLARENERGI.ID – Perguruan Silat Gombel Sejati Depok menjadi saksi terselenggaranya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertajuk “Pelatihan Komunikasi Efektif Bagi Kalangan Remaja”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di markas perguruan yang beralamat di Jl. H. Terin No. 6, RT.6/RW.3, No 1, Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.
Acara ini diinisiasi oleh tim akademisi dan mahasiswa yang tergabung dalam panitia PKM Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), dengan susunan kepanitiaan sebagai berikut: Ketua Panitia Rakhmat Hadi Sucipto , S.P., MBA; Tutor Darkiman Ruminta, SPt., MSi; Anggota Wahyu Lndrarti, S.Kom., MPd; serta dua mahasiswa, Rahmat Hidayat dan Muhammad Fauzan. Pelatihan ini diikuti oleh belasan remaja anggota Perguruan Silat Gombel Sejati Depok. Mereka mendapatkan materi tentang pentingnya komunikasi efektif dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun organisasi.

Komunikasi sebagai Kunci Keberhasilan
Ketua Perguruan Silat Gombel Sejati Depok, Marulloh, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kemampuan komunikasi yang baik akan memperkuat karakter para remaja, khususnya mereka yang aktif dalam kegiatan bela diri.
“Silat bukan hanya soal fisik dan teknik bertarung, tetapi juga soal membangun kepribadian yang kuat. Komunikasi yang efektif akan membantu para remaja kami menjadi pribadi yang percaya diri, mampu menyampaikan pendapat dengan baik, dan tetap menghargai orang lain,” ujar Marulloh.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi perguruan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan sosial.

Ketua Panitia, Rakhmat Hadi Sucipto, S.P., MBA, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. “Kami ingin ilmu yang kami miliki tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Remaja adalah aset bangsa, dan membekali mereka dengan keterampilan komunikasi efektif adalah investasi jangka panjang,” jelas Marvel.
Sementara itu, tutor kegiatan Darkiman Ruminta, SPt., MSi, menekankan bahwa komunikasi efektif bukan hanya soal berbicara, tetapi juga mendengarkan dengan empati. “Komunikasi yang baik itu dua arah. Remaja perlu belajar bukan hanya bagaimana menyampaikan ide, tetapi juga bagaimana mendengarkan orang lain dengan penuh perhatian. Dengan begitu, mereka bisa membangun hubungan yang sehat dan produktif,” tutur Darkiman.
Antusiasme Peserta
Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan sesi simulasi, permainan peran, hingga diskusi kelompok. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Salah satu peserta, Eka Putra Perdana, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari pelatihan ini.
“Saya jadi lebih paham bagaimana cara berbicara di depan orang banyak tanpa grogi. Dulu saya sering gugup kalau diminta presentasi di sekolah, tapi setelah ikut pelatihan ini saya merasa lebih percaya diri,” ungkap Eka dengan penuh semangat.

Anggota panitia, Wahyu Lndrarti, S.Kom., MPd, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari program-program lanjutan yang bisa memperkuat kapasitas remaja di Depok. Selain itu, para mahasiswa yang terlibat, Rahmat Hidayat dan Muhammad Fauzan, juga mendapatkan pengalaman berharga dalam mengorganisasi kegiatan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat.
Kegiatan PKM ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada peserta. Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan menjadi penanda bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga mempererat hubungan antara akademisi, masyarakat, dan generasi muda.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Perguruan Silat Gombel Sejati Depok semakin meneguhkan perannya sebagai wadah pembinaan remaja yang tidak hanya berfokus pada penguasaan bela diri, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan hidup yang relevan dengan tantangan zaman. *












