Digitech

Mengenal Smart City Sebelum Diterapkan di Kota

302
×

Mengenal Smart City Sebelum Diterapkan di Kota

Sebarkan artikel ini
smart city components, sumber foto : https://internetofthingsagenda.techtarget.com

Dalam implementasinya smart city menggunakan kombinasi perangkat internet of things (IoT), solusi perangkat lunak, user interface (UI), dan jaringan komunikasi, namun yang menjadi unggulan adalah IoT. IoT merupakan  jaringan perangkat yang terhubung seperti kendaraan, sensor, atau peralatan rumah tangga yang dapat berkomunikasi untuk bertukar data, sementara data yang dikumpulkan dan dikirimkan oleh sensor dan perangkat IoT disimpan di cloud atau di server. 

Koneksi perangkat ini dan penggunaan data analytics (DA) memfasilitasi konvergensi elemen kota fisik dan digital, sehingga meningkatkan efisiensi sektor publik dan swasta, memungkinkan manfaat ekonomi dan meningkatkan kehidupan warga. Perangkat IoT terkadang memiliki kemampuan pemrosesan yang disebut edge computing (komputasi tepi) yang berfungsi untuk  memastikan bahwa hanya informasi yang paling penting dan relevan yang dikomunikasikan melalui jaringan komunikasi. 

Sistem keamanan firewall juga diperlukan untuk perlindungan, pemantauan, dan kontrol lalu lintas jaringan dalam sistem komputasi., yang berperan untuk memastikan bahwa data ditransmisikan secara realtime  denga naman dalam jaringan smart city  dan mencegah akses tidak sah ke jaringan IoT atau data smart city

Yang menjadi tantangan terbesar yang dihadapi dalam implementasi smart city  adalah masalah konektivitas, karena bisa jadi ribuan atau jutaan perangkat IoT yang tersebar di seluruh kota akan mati tanpa koneksi yang solid dan smart city  itu sendiri bisa down/ tidak berfungsi.

Menggabungkan cloud dan IoT adalah pilihan yang diinginkan bagi banyak bisnis, tetapi bagaimana dengan bisnis yang mungkin tidak memiliki bandwidth atau kemampuan untuk mendukung infrastruktur cloud murni? Sekarang, ada hubungan terintegrasi antara IoT dan cloud, dimana cloud menyimpan data IoT dan dapat diakses kapan pun dan di mana pun, menjadikannya ideal untuk banyak lokasi atau operasi yang tersebar.

Gabungan, IoT dan solusi cloud mendukung pengambilan data melalui  kontrol realtime dan pemantauan intelijen karena sistem cloud dapat membantu organisasi menambang data IoT termasuk data video dengan menggunakan AI.”

Kecerdasan yang disematkan menghasilkan pengoperasian yang lebih mudah, efisiensi yang lebih besar, dan proses yang lebih ramping karena IoT memungkinkan hal ini dikerjakan. Ini memberi daya pada sensor cerdas untuk menangkap data dan kemudian menganalisis informasi untuk mengirimkan pemberitahuan ketika suatu peristiwa telah terjadi. Jenis sensor yang digunakan berasal dari sensor pelacakan cuaca, sistem manajemen gedung, pengawasan video, pemantauan lalu lintas, kontrol akses, dan analitik.

Pada generasi ketiga, Smart City 3.0, baik penyedia teknologi maupun pemimpin kota tidak mengambil kendali; sebaliknya, model kreasi bersama dianut warga. Adaptasi terbaru ini tampaknya terinspirasi oleh isu kesetaraan dan keinginan untuk menciptakan komunitas cerdas dengan inklusi sosial.

Tinggalkan Balasan