oleh

Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Pembangkit Listrik Tenaga Air Terbesar Kedua di Dunia Beroperasi di Cina Tahun 2021

-Hydro-78 views

By Suryo SOLARENERGI.ID – Proyek pembangkit listrik tenaga air Baihetan adalah bendungan pembangkit listrik tenaga air direncanakan berkapasitas 16 GW yang dibangun di hilir Sungai Jinsha, anak sungai Sungai Yangtze, di kabupaten Ningnan di provinsi Sichuan dan kabupaten Qiaojia di provinsi Yunnan.

Mengutip laman renewableenergyworld.com bahwa proyek PLTA Baihetan dikembangkan oleh China Three Gorges (CTG), proyek pembangkit listrik tenaga air ini dapat menghasilkan energi 16 GW melalui 16 unit turbin air, hal ini merupakan proyek pembangkit listrik tenaga air terbesar kedua di dunia, setelah Bendungan Tiga Ngarai 22,4 GW di provinsi Hubei, Cina Tengah. Menurut perkiraan dari Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China, proyek tersebut akan menelan biaya sekitar US$6,3 miliar.

PLTA Baihetan yang dibangun oleh China Three Gorges Corporation (CTGC), dikatakan sebagai salah satu proyek rekayasa terbesar dan paling menantang di China. Menurut CTGC, struktur utama proyek terdiri dari bendungan, struktur debit banjir, pengalihan air dan fasilitas pembangkit listrik. Bendungan tersebut merupakan bendungan lengkung lengkung ganda dengan tinggi maksimum 277 m, elevasi puncak 827 m, lebar puncak 13 m, dan lebar dasar maksimum 72 m.

Proyek ini terletak di wilayah transisi yang membentang dari Dataran Tinggi Tibet dan Dataran Tinggi Yunnan-Guizhou hingga Cekungan Sichuan, sebuah wilayah dengan kondisi geologis yang kompleks yang telah menyebabkan ratusan ton tanah longsor.

Secara geografis terletak di antara Gunung Wumeng dan Gunung Lunan di Pegunungan Hengduan, sekitar 41km dari daerah Qiaojia dengan bagian daerah atas berjarak sekitar 182km dari bendungan Wudongde, sedangkan bagian bawah berjarak 195km dari  bendungan Xiluodu Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Baihetan mulai beroperasi  satu unit berkapasitas 1 GW pada April 2021 dan mulai menghasilkan listrik melalui dua turbin air dengan kapasitas masing-masing sebesar 1 GW pada Juni 2021.

Proyek yang direncanakan  akan beroperasi penuh pada Juli 2022 dan diproyeksikan akan menghasilkan sekitar 62 miliar kilowatt jam (kWh) energi bersih setiap tahun serta  mengimbangi lebih dari 51 juta ton emisi karbon per tahun. Selain pembangkit listrik, proyek pembangkit listrik tenaga air  Baihetan  akan menyediakan penahan pasir dan pengendalian banjir.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk menghasilkan listrik yang bersih bebas emisi gas karbon dioksida  untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang tinggi khususnya di daerah pantai timur. Untuk tujuan tersebut dibutuhkan  saluran transmisi listrik tegangan ekstra tinggi, yang diharapkan akan selesai pada tahun 2022 sehingga dapat menghubungkan pasokan listrik dari PLTA Baihetan ke timur provinsi Jiangsu dengan jaringan tegangan ekstra tinggi yang lain dari Baihetan ke provinsi Zhejiang yang sedang menunggu persetujuan Beijing sehingga akan saling terhubung untuk memperkuat sistem operasi tenaga listrik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini