Solar PV

Sistem Panel Surya Terapung Berkontribusi Menurunkan Emisi Gas Karbon Dioksida

278
×

Sistem Panel Surya Terapung Berkontribusi Menurunkan Emisi Gas Karbon Dioksida

Sebarkan artikel ini
ABB_Singapore-floating-solar-energy, sumber foto : abb.com

Sistem ini tidak hanya dapat menghemat sumber daya lahan yang berharga, tetapi juga menjaga badan air yang ditutupi oleh panel surya tetap dingin, yang meningkatkan efisiensi daya panel surya yang terpasang hingga 10 % bila dibandingkan dengan konstruksi duatas tanah atau diatas atap bangunan karena efek pendinginan di bawah panel.

Daya yang dihasilkan dapat bersifat off-grid atau on-grid, sehingga energi listriknya dapat disalurkan ke grid yang sudah ada di daearh tersebut (on-grid) atau dapat dialirkan ke masyarakat / pelanggan untuk daerah yang belum tersedia jaringan listrik (off-grid) atau untuk konsumsi listrik pemakaian sendiri bagi perusahaan yang memiliku ijin usaha penyediaan tenaga listrik.

Pada daerah perairan yang kecil pun dapat dimanfaatkan sebagai lokasi  pembangkit listrik tenaga surya yang tanpa mengeluarkan emisi gas karbon dioksida  dengan memastikan luasan badan air yang memungkinkan untuk ditutup dengan panel surya.

Meskipun tidak menggunakan lahan produktif untuk menempatkan panel surya dan tentunya dapat menekan biaya penyediaaan lahan namun ada juga beberapa kesulitan dengan perangkat dengan konstruksi terapung.

Mengingat semua panel akan terpasang diatas bantalan terapung maka semua komponen (terutama panel yang diikat kawat atau dibaut) harus tahan terhadap air untuk mencegah korosi dan kerusakan, yang membuatnya memiliki biaya pemasangan dan perawatan yang lebih tinggi daripada system ground atau atap bangunan.  

Tinggalkan Balasan