Langkah pertama terlebih dahulu menghitung H ( Iradiasi rata-rata tahunan pada PV dengan sepsifikasi diatas) dengan menggunakan data all-sky solar radiation avarage (Rad.Avg) yang diperoleh dari data NASA , dengan perhitungan sebagai berikut :
Iradiasi rata-2 = (Rad.Avg x Daya PV ) / luas PV = (5,63 x 450 )/2,17 = 1.167 kWh /m2 (per tahun)
Langkah kedua menghitung perkiraan energi yang dihasilkan oleh PLTS dengan spesifikasi diatas pada lahan miring seluas 10.000 m2, dengan perhitungan sebagai berikut :
E = (A x r ) x (H x PR) à = ( 10.000 x 20 % ) x (1.167 x 0,8 ) = 1.867.200 kWh per tahun
Langkah ketiga menghitung Daya PLTS yang terpasang untuk menghasilkan energi listrik sebesar 1.867.200 kWh per tahun, dapat dihitung dengan formula sebagai berikut :
Daya Total PV = Luas PV x efisiensi PV = 10.000 x 20 % = 2.000 kWp
Langkah keempat menghitung jumlah PV dengan mengacu pada spesifikasi diatas, dapat dihitung dengan formula sebagai berikut :
Jumlah PV = Daya total PV / Daya PV per lembar = 2.000 kWp/ 450 Wp = 4.445 buah panel PV
Langkah kelima menghitung jumlah Inverter dengan mengacu pada spesifikasi PV diatas dan jenis inverter spring per unit inverter sebesar 50 kW, dapat dihitung dengan formula sebagai berikut :
Jumlah Inverter = Daya total PV / Daya Inverter per unit = 2.000 kWp/ 50 = 40 buah Inverter.
Data perhitungan diatas dapat dihitung rata-rata produksi listrik setiap hari sebesar 1.867.200 kWh/365 hari atau 5.116 kWh hal ini diperlukan untuk menentukan kapasitas baterai yang akan digunakan paling tidak 65 % kapasitas produksi harian dapat disimpan oleh stasiun baterai untuk memenuhi pasokan listrik pada saat PLTS tidak berproduksi ( jam 17.00 s.d 07.00 atau malam hari, dan hal ini dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya.







